Pages

Senin, 28 November 2011

Helen Keller

Sungguh tidak dibayangkan. Dilahirkan tanpa bisa mendengar dan melihat. Tidak bisa melihat keindahan alam dengan mata. Tidak bisa mendengar suara-suara indah melalui telinga. Dunia terasa kosong. Tidak tahu arah mau kemana. Bingung ingin melakukan apa. Emosi juga tidak bisa terkontrol. Orang lain tidak bisa mengetahui apa yang kita maksud. Dia bernama Helen Keller.
Orangtuanya berusaha mengerti maksud Helen Keller. Tapi itu terasa sulit. Pemahaman antara orangtua dan anak sungguh berbeda. Apalagi dengan kekurangan yang dimiliki Helen Keller. Kemudian orangtuanya berusaha mencari orang yang bersedia untuk menemani dan mengetahui maksud dari kemauan anaknya. Hingga akhirnya, mereka bertemu dengan Anne Sullivan.
Anne Sullivan dulunya juga tidak bisa melihat,setelah dia dioperasi duakali, akhirnya Anne Sullivan bisa melihat indahnya dunia. Berbeda dengan Helen Keller yang sudah di diagnosa oleh dokter, kalau dia buta permanen (tidak akan bisa melihat meskipun dioperasi). Anne Sullivan rela menemani Helen Keller dan berusaha untuk mengerti maksudnya.
Anne Sullivan mengajari segala kehidupan yang belum diketahui Helen Keller. Awalnya Anne mengajari Helen untuk mengenal air dan tanah, membutuhkan waktu selama 3 bulan. Sehingga Keller paling suka bermain pompa air di halaman rumahnya. Anne mengajari Helen membaca dengan belajar buku braille. Anne juga mempelajari pembicaraan orang dengan memegang mulut orang.
 Helen Keller yang awalnya tidak bisa merasakan indahnya hidup. Sekarang dia sangat senang menjalani kehidupan sehari-harinya. Ini semua karena bantuan Anne Sullivan yang selalu membantu dan menemani Helen Keller.