Orangtuanya sangat menanti kehadiran sang buah hati. Tak sabar ingin mendengar teriakannya, ingin rasanya bisa bermain dengannya. Sungguh orangtua yang menanti kelahiran sang buah hati tercinta.
Lena Maria anak yang ditunggu mereka. Tapi tak disangka, kelahiran Lena Maria mengkagetkan seluruh keluarga. Lena Maria lahir tanpa kedua tangan dan kaki kirinya mempunyai panjang setengah dari kaki kanannya. Orangtuanya tidak menyesal sudah melahirkan dia. Orangtuanya bekerja keras untuk membangun jiwa Lena Maria yang mandiri, sabar dan mereka pun yakin terhadap kemampuan Lena Maria kelak. Lena Maria diciptakan berbeda dengan manusia normal biasanya. Orangtuanya juga beranggapan kalau Lena Maria pasti mempunyai kemampuan atau pun cara yang berbeda dari manusia normal lainnya.
Ketika umur 3 tahun, Lena Maria pertama kali diajarkan berenang oleh Ayahnya. Dia berlatih terus, tak pernah ada kata menyerah meskipun dia tidak mempunyai anggota tubuh yang lengkap. Dengan kegigihannya, dia berhasil meraih 4 medali di usia 18 tahun. Selain berhasil dalam dunia olahraga(renang), dia juga mencintai musik, dia suka bernyanyi. Dia menjadi penyanyi professional. Tak pernah dia merasa malu atas kekurangan fisiknya.
Anggota tubuh yang berperan aktif di tubuh Lena Maria adalah kaki kanannya. Biasanya manusia normal lebih mempergunakan tangan daripada kaki. Dengan keterbatasan Lena Maria, dia tidak putus asa dengan takdirnya itu. Dia bisa menjahit, melukis, memasak, makan dengan sumpit, dan masih banyak hal yang dilakukan Lena Maria seperti orang normal lainnya. Bahkan Lena Maria pun bisa mengemudi mobil sendiri, dia membuat mobil dengan alat pengontrol yang lebih mudah dikendalikannya.
Dia juga mendapat penghasilan. Dia memanfaatkan keadaannya untuk memotivasi orang lain. Dengan acara-acara seperti itu Lena Maria dapat penghasilan. Selain itu penghasilan juga bisa diterima karena dia mengikuti perlombaan-perlombaan.
Sungguh tak pernah menyesal. Bersyukur sudah dilahirkan. Meskipun tidak mempunyai anggota tubuh yang lengkap, dia tidak mau terpuruk dengan kesedihan. Dia melakukan semua aktivitas, seperti yang dilakukan manusi normal lainnya.
Ini kisah nyata yang patut kita contoh kegigihannya. Tak pernah menyerah dalam situasi apapun. Terus bangkit menuju yang lebih baik. Kekurangan kita adalah Kelebihan kita.